Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

SIM Pertamaku, Sepuluh Atau Lima Belas Tahun Lalu?

Selepas kuliah aku maksa minta ijin Bapak untuk pergi ke Jakarta. Ambil kursus disain di Interstudi, waktu itu kampusnya masih nebeng di Hotel Wisata International, belakang Hotel Indonesia.

Hidup di Jakarta jauh dari orang tua membuatku merasa sebagai orang termiskin di dunia. Kemana-kemana naik bis, atau pas lagi punya uang naik taksi. Sesekali nebeng teman, naik mobil mereka.

Sekembalinya ke tanah Jawa, (qiqiqi),  aku menyadari, mengapa begitu banyak aset keluarga yang tak kumanfaatkan? Diantaranya, di rumah ada mobil, bahkan sopir.

So, dengan ijin Bapak aku mulai belajar menyetir. Instrukturnya sopir keluarga yang lumayan sabar dan telaten. Berbekal rasa pede karena bisa menyetir, aku mulai beberapa kali keluar sendiri tanpa sepengetahuan orang rumah. Rada dag-dig dug juga, karena belum punya SIM.

Kupikir akan berbahaya menyetir mobil di kota seperti Surabaya tanpa SIM. Bisa-bisa aku ditilang dan dipenjara oleh  Pak polisi untuk sebuah kesalahan kecil hehehe.

Akhirnya aku minta di…